Pengertian Kabel Jaringan

3 min read

Pengertian Kabel Jaringan: Fungsi, Kelebihan, Kekurangan serta Jenisnya – Berapa lama Anda mengenal dan menggunakan internet? Bagi Anda yang baru beberapa tahun mulai menjelajah internet mungkin lebih mengenal jaringan tanpa kabel atau nirkabel.

Tetapi bagi Anda yang telah menggunakan internet untuk waktu yang lama sebelum 2010, Anda mungkin tahu dengan kabel jaringan.

Benda ini pernah digunakan agar komputer atau laptop dapat terhubung ke internet. Tidak hanya itu, kabel jaringan juga berfungsi sebagai penghubung antara server dan klien.

Bagi Anda yang tidak tahu, mari kita pelajari dulu apa itu kabel jaringan. Secara sederhana kabel jaringan dapat diartikan sebagai perangkat keras dalam bentuk kabel yang fungsinya sebagai konektor.

Karena berfungsi sebagai jalur transmisi dan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Definisi sederhana dari kabel jaringan mungkin memberi Anda sedikit gambaran tentang itu.

Berikut ini merupakan pengertian dari kabel jaringan yang perlu anda ketahui.

Apa Itu Kabel Jaringan

Kabel Jaringan

Kabel jaringan adalah perangkat keras yang berbentuk kabel dan dirancang khusus agar sesuai dengan koneksi jaringan.

Khusus hanya digunakan untuk jaringan, kabel jaringan dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan ke perangkat lain atau 2 komputer lainnya dengan berbagi daya.

Fungsi Kabel Jaringan

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, fungsi utama kabel jaringan adalah untuk menghubungkan satu perangkat ke perangkat lainnya. Dalam hal ini biasanya sebagai server penghubung dan pengguna / klien.

Dengan menghubungkan melalui kabel jaringan berbagai topologi jaringan akan terbentuk. Tentu saja, untuk menggunakan kabel jaringan ini harus didukung dan dilengkapi dengan perangkat keras lainnya.

Kelebihan Kabel Jaringan

Berikit ini merupakan kelebihan dari kabel jaringan yang harus anda ketahui.

  • Jangkauannya lebih luas dari jaringan nirkabel sehingga dapat menjangkau daerah-daerah terpencil.
  • Biaya yang diperlukan untuk membangun jaringan kabel agak lebih murah daripada jaringan nirkabel / nirkabel.
  • Dalam hal pengiriman data, jaringan kabel lebih stabil daripada jaringan nirkabel.
  • Transmisi tidak akan terganggu oleh cuaca seperti yang sering terjadi pada jaringan nirkabel.

Kekurangan Kabel Jaringan

Berikut ini merupakan kekurangan dari kabel jaringan yang perlu anda ketahui.

  • Untuk membuat jaringan dengan jangkauan luas akan membutuhkan banyak kabel.
  • Lebih sulit dirawat karena kabelnya bisa rusak atau digigit tikus.
  • Menjadi kurang rapi karena menggunakan banyak kabel.

Jenis-jenis Kabel Jaringan

Ada banyak jenis kabel jaringan yang dapat digunakan, tetapi semua jenis itu disesuaikan juga dengan jenis kebutuhan, kondisi lapangan dan juga topologi.

Setiap fugsi kabel jaringan harus dipilih dengan benar mengikuti beberapa faktor sehingga kinerja yang dihasilkan dapat dimaksimalkan.

Setidaknya ada 3 jenis kabel jaringan yang sering digunakan dalam topologi, yaitu kabel Coaxial, Twisted Pair, dan Fiber Optik.

1. Kabel Caoxial

Kabel Caoxial

Merupakan jenis kabel yang terdiri dari 2 konduktor atau konduktor. Pertama adalah di tengah-tengah kabel dalam bentuk inti kawat tembaga padat.

Dan yang kedua adalah lapisan logam yang disebut logam terlindung yang berfungsi untuk menghalangi gangguan dari luar. Kabel koaksial dapat menghubungkan satu perangkat komputer dengan perangkat lainnya.

Jenis kabel ini sangat cocok untuk jaringan bandwidth tinggi.

Kelebihan Kabel Caoxial:

  • Memiliki harga yang lebih murah daripada jenis kabel lainnya.
  • Jangkauan dan kecepatan transmisi data yang dihasilkan oleh kabel Coaxial cenderung lebih cepat dan lebih luas.
  • Walaupun proses instalasinya terbilang rumit tetapi sebenarnya sangat mudah dilakukan.

Kekurangan Kabel Caoxial:

  • Dalam proses instalasi membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra karena cukup rumit.
  • Dari segi harga memang memang lebih murah tetapi dari segi perawatan itu membutuhkan biaya yang cukup besar.
  • Rentan dan tidak tahan terhadap perubahan suhu dan suhu yang ekstrem.
  • Cakupan terbatas dan membutuhkan pengulang untuk mencapai area yang lebih luas.

2. Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted Pair

Seperti namanya, jenis kabel yang satu ini terdiri oleh kabel-kabel yang berpasangan.

Ada 3 jenis kabel Twisted Pair yang biasa digunakan, yaitu STP (Shielded Twisted Pair), FTP (Foil Twisted Pair) dan UTP (Unshielded Twisted Pair).

Kabel jenis STP memiliki lapisan aluminium foil yang membungkus kabel bagian dalam dan berguna untuk menghilangkan gangguan listrik.

Kelebihan Kabel Twisted Pair:

  • Proses instalasi dan instalasi cukup mudah karena tidak ada alat khusus yang diperlukan.
  • Dalam hal perawatan, kabel Twisted Pair membutuhkan biaya rendah.
  • Jenis kabel ini fleksibel sehingga mudah diatur.
  • Jika satu kabel rusak maka tidak akan mengganggu kabel lainnya. Kabel UTP memiliki harga yang sangat murah.
  • Untuk jenis STP dan FTP, lebih mahal tetapi memiliki resistensi dari interferensi elektromagnetik.

Kekurangan Kabel Twisted Pair:

  • Kisaran yang sempit hanya dapat mencakup area di bawah 100 m.
  • Kecepatan transmisi data pada kabel Twisted Pair terbatas.
  • Memiliki kemungkinan untuk disadap lebih dari jenis kabel lainnya.
  • UTP rentan terhadap gangguan elektromagnetik.
  • FTP dan STP memiliki harga yang cukup mahal.

3. Kabel Serat Optik

Serat Optik adalah jenis kabel yang menggunakan serat tembaga sebagai media pengirimannya.

Serat di sini terbuat dari kaca atau plastik yang sangat tipis sehingga dapat mentransmisikan data lebih cepat dari 2 jenis kabel jaringan sebelumnya. Namun, Serat Optik lebih mungkin terpengaruh oleh gangguan.

Kelebihan dari Kabel Fiber Optik:

  • Dapat mengirimkan data dengan kecepatan tinggi mencapai 1.000 Mbps.
  • Bandwidth sangat besar hingga 1 gigabit.
  • Area yang lebih luas mencapai 20 km tanpa harus menggunakan repeater.
  • Dari segi bahannya cukup tahan lama dan tahan terhadap perubahan suhu dan suhu ekstrem.
  • Karena tahan lama, biaya perawatannya jauh lebih murah.
  • Mampu menahan interferensi elektromagnetik dari luar.
  • Tidak mudah diketuk.

Kekurangan Kabel Serat Optik:

  • Harganya cukup mahal jika dibandingkan dengan 2 jenis kabel lainnya.
  • Proses instalasi membutuhkan alat yang cukup rumit.
  • Jika kerusakan terjadi maka perlu ahli untuk memperbaikinya.
  • Dikhawatirkan dapat menyerap hidrogen, mengakibatkan hilangnya data.

Penutup

Demikianlah artikel kami tentang Pengertian Kabel Jaringan: Fungsi, Kelebihan, Kekurangan serta Jenisnya, semoga dapat membantu anda dan menambah ilmu pengetahuan anda tentang kabel jaringan.

Terima kasih telah membaca artikel kami dan sampai jumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga:

error: Content is protected !!